Tumbuh Kembang & Siklus Kehidupan Anak

TUMBUH KEMBANG & SIKLUS KEHIDUPAN ANAK

Tumbuh dan berkembang merupakan suatu ciri khas yang dimiliki oleh anak, artinya jika ia tidak berkembang lagi itu artinnya bukan anak. Anak menurut WHO adalah usia 0-18 tahun.
            Pertumbuhan, merupakan bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interseluler: Bertambahnya ukuran fisik dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan, sehingga dapat diukur dengan satuan panjang dan berat. Perkembangan, merupakan bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur, termasuk aspek sosial atau emosional akibat pengaruh lingkungan. Faktor-faktor  yang mempengaruhi proses dan kualitas tumbuh kembang :
1.   Genetik/Heredokonstotusional : Faktor bawaan,  yaitu potensi anak yang akan menjadi ciri khasnya
2.      Lingkungan/Ekosistem : tempat anak hidup, penyedia kebutuhan  dasar anak.

Setiap individu memiliki otensi masing-masing, kembangkan postensi yang kita miliki dan janga hanya mengaluhkan kekurangan diri kita. Lingkungan yang dapat memenuhi kebutuhan dasar antara lain dibagi atas 4 ekosistem  anak (Kobayashi):
1.      MIKRO   : Ibu, pengganti ibu
2.      MINI        : Ayah, adik, kakak, pengasuh, mainan, norma, aturan, stimulasi
3.      MESO      : Tetangga, teman, sarana pendidikan, kesehatan
4.      MAKRO  : Kebijakan pemerintah, Profesi, WHO, ekonomi, Politik, sosbud

Kebutuhan dasar anak antara lain:
1.  Asah, merupakan timulasi mental, berupa proses pembelajaran,  pendidikan, pelatihan. Sangat penting pada 4 tahun pertama  kehidupan, termasuk perkembangan mental emosional, kecerdasan, moral, etika, kepribadian dll.
2.   Asih, merupakan emosi, kasih sayang, ikatan  yang erat, serasi & selaras antara ortu (ibu) dan anak. Mutlak perlu pada tahun2 pertama kehidupan anak untuk mendukung mantapnya tumbang anak.
3.  Asuh, merupakan kebutuhan fisis biomedis: Pangan/gizi; perawatan kesehatan dasar (ASI, imunisasi, penimbangan teratur); sandang; papan; higienis sanitasi; kes jasmani;  rekreasi.

Prinsip-prinsip tumbuh kembang anak:
1.      Perkembangan menimbulkan perubahan
2.      Perkembangan  tahap awal lebih kritis dibandingkan  tahap  selanjutnya
3.      Perkembangan  merupakan hasil proses kematangan  dan belajar
4.      Pola perkembangan  dapat  diramalkan
5.      Setiap tahap  perkembangan  memiliki ciri yang membedakan  dengan  tahap  lain
6.      Setiap tahap perkembangan  memiliki  harapan  sosial

Tahap-tahap tumbuh kembang anak:
1.      Masa Remaja (10-18 tahun)
2.      Masa Prasekolah (5-6 tahun)
3.      Masa Balita (< 5 tahun)
4.      Masa Bayi (< 1 tahun)
5.      Masa Neonatal (0 – 28 hari)
6.      Masa dalam kandungan (prenatal)
Aspek Tubuh kembang:
1.      pertumbuhan fisis
2.      perkembangan motorik kasar & halus
3.      perkembangan bahasa
4.      perkembangan psikososial, kognitif & moral


Dalam mengasuh anak, jaman sekarang pola perkembangan itu bisa diramalakan, apabila terdapat keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan anak dari anak seusianya maka harus kita cari penyebabnya, jangan hanya kita biarkan atau mengatakan nanti bisa sendiri, itu anggapan yanga salah. Ditakutkan akan terjadi keterlambatan penanganan dan menimbulkan dampak yang serius untuk masa depan anak itu sendiri. Jika anak mengalami keterlambatan maka dapat kita bantu dengan melakukan Stimulasi agar pertumbuhan dan perkembangannya kembali normal.
Stimulasi adalah suatu kegiatan merangsang kemampuan dasar Balita dan  Anak Prasekolah yang dilakukan oleh lingkungan (ibu, bapak, pengasuh anak & anggota keluarga lain) untuk mengoptimalkan tumbuh kembangnya. Kemampuan yang di stimulasi dapat berupa:
1.    Kemampuan Gerak Kasar
2.    Kemampuan Gerak Halus
3.    Kemampuan Bahasa
4.    Kemampuan Sosialisasi  & Kemandirian

Prinsip-prinsip stimulasi:
1.      Dilandasi rasa cinta dan kasih sayang
2.      Orang-orang terdekat dipakai sebagai model
3.      Dilakukan dengan cara bermain, bervariasi, menyenangkan, tanpa paksaan dan hukuman
4.      Dilakukan  setiap hari, secara bertahap dan berkelanjutan yang mencakup 4 aspek kemampuan  dasar
5.      Dilakukan sesuai dengan kelompok umur anak
6.      Gunakan alat bantu yang sederhana, aman dan mudah didapat
7.      Beri kesempatan yang sama pada anak perempuan dan laki-laki
8.      Selalu beri pujian, bila perlu beri hadiah atas keberhasilannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PERENCANAN DALAM MANAJEMEN PELAYANAN KEBIDANAN

Konsep Sehat Sakit

Cara Menggabungkan Halaman Angka Romawi (ex: I, II, II) dan Angka Biasa (ex: 1, 2, 3)